” BATUKARANG MASA KINI ” SEGERA ADAKAN ACARA MUSIC & TARI ART OF FESTIVAL …

” Generasi Perubahan ‘ Kam Aku Rubat Ola, Gabah Karo ” …
TANAHKARO, 2/9/2019.
Untuk menggali serta mengangkat kembali nilai Historis Adat & Budaya Karo agar tetap mampu bertahan dan berdampingan dengan dunia modern, Team Seniman Mengajar dari Kementrian Pendidikan & Kebudayaan (Kemendikbud) Pusat bekerja sama dengan Karang Taruna desa Batukarang segera menyelenggarakan sebuah acara akbar berjudul “ Pancur Siwah Arts Of Festival ”.

Acara Pentas Seni & Budaya Karo “Pancur Siwah Arts Of Festival ini akan dilaksanakan pada hari Rabu tertanggal 4 September 2019 mendatang dimulai pukul 20.00 WIB malam bertempat di Jambur Kesain Mbelang desa Batukarang, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo. Dalam acara tersebut akan disuguhkan berbagai acara seni & budaya yang cukup menarik, seperti : Ndikar dan Gundala Gundala, Tari Lima Serangkai, Tari Pelangi Nusantara, Tari Nuan Page, Musik Tradisi Karo & Musik Anak – anak.

Tidak ketinggalan performa dari sejumlah Artis Karo yang turut memeriahkan Pancur Siwah Arts Of Festival ini seperti Tommy Bangun, Valdo And Friends, Valentina Br Tarigan, Sri Malem Br Bangun, Bepeka Acoustic, Tangis Aksara, Kasatmata Jr, Vivi Leo Echi Br Ginting, Kalak Karo Bushcraft, Karo Ornament Exhibition dan Pemutaran Film : Sinabung Documentary Film dan lainnya.
“ Tujuan Hal Positif ini tuk menggali kembali potensi adat istiadat dan budaya yang sudah mulai hilang seiring perkembangan jaman, seperti : Kuran (wadah tempat menyimpan air pada jaman dulu), Tari Telu Serangke dan lainnya. Himbauan & Harapan pada warga masyarakat agar dapat memahami serta sadar dalam melestarikan kembali Adat & Budaya Karo. Kedepannya dapat dijadikan suatu organisasi yang sifatnya permanen dengan mendirikan satu wadah seni dan kebudayaan yaitu Rumah Seni Pancur Siwah ” Tegas Ketua Karang Taruna Desa Batukarang.

Selanjutnya menurut utusan team Seniman Mengajar dari Kemendikbud yang datang ke desa Batukarang yang telah tinggal kurang lebih selama 1 bulan, telah mengajarkan empat bidang seni yaitu seni musik yang dipimpin oleh Brevin Tarigan, seni tari oleh Dikki, seni rupa oleh Amry dan seni audio visual oleh Nenny Sembiring Brahmana.
Selain itu kesenian & kebudayaan merupakan identitas diri yang seharusnya tidak dapat dilepaskan dari masyarakat Karo sebagai pemiliknya karena itu ” Diciptakan sesuai dengan kebutuhan & tantangan masyarakat pada masa kini “.

Sewajarnya telah berkembang dinamis pada tengah masyarakat serta dituntut agar lebih memahami akar dari tradisi tersebut sehingga masyarakat Karo sebagai pemilik tradisi dan kebudayaan itu ” Lebih kuat terhadap pengaruh-pengaruh kebudayaan diluar kebiasaan mereka “. Kepala Desa Batukarang Roin Andreas Bangun saat dikonfirmasi mengatakan sangat mendukung sekali serta telah mengarahkan prangkatnya untuk membantu dengan mempersiapkan secara matang dalam penyelenggaraan Pancur Siwah Arts Of Festival tersebut.

Selanjutnya tentang nama “ Pancur Siwah Arts Of Festival ” ini diambil dari nama salah satu tempat Pemandian Legendaris di desa Batukarang yaitu Pancur Siwah, tempat itu merupakan lokasi pemandian yang sering digunakan oleh masyarakat setempat terkhusus laki-laki. Dimana tempat tersebut dikatakan Pancur Siwah karena mempunyai sembilan pancuran untuk mandi, kesembilan pancuran tersebut dibagi menjadi lima pancuran khusus untuk bermarga Bangun (Marga asli penduduk desa Batukarang), tiga pancuran untuk Anak Beru dan satu pancuran untuk Kalimbubu. Tegas Roin Andreas Bangun Pada kru.
… (Team LPI TIPIKOR KARO)…

Leave a comment