Takasima, 28/8/2019.
” Generasi Perubahan ‘ Kam Aku Rubat Ola (Gabah Karo) “…
Setiap hari Rabu adanya terdapat hari pekan di Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo yang dipadati oleh penduduk sekitaran desa terdekat pada kecamatan tersebut, lain halnya yqng di Kec.Lau Baleng telah berlangsung tiap hari Jumat setiap minggu dengan Julukan Tiga Lau Baleng Kab.Karo yang dibanjiri oleh pedagang dari Kabanjahe, Sidikalang dan daerah sekitarnya.
Amat berbeda dengan realita (historis) yang terdapat pada pekan Mardingding diadakan setiap hari rabunya dengan para pedagang lokal serta bernuansa klasik dari pembeli warga desa sekitar dengan saling bersua, tukar informasi, becanda gurau dan belanja keperluan ala kadarnya, mungkin para pedagangnya paling jauh datang dari Kab.Kutacane & sekitarnya dengan warga desa setempat di Kec.Mardingding Kab.Karo ini.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kab.Karo itu dari Dinas terkait kan seyogyanya sudah dibuatkan tabel standarisasi oleh yang bersangkutan dari pihak Dinas Perdagangan dengan membidangi pasar atau penanggung jawabnya selaku kabid pasar, menurut keterangan narasumber dari warga desa Lau Garut Kec.Mardingding berinisial PG bahwa semua serba tertutup dengan telah mengkangkangi Undang – undang Nomor 14 Tahun 2008 , Tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU ~ KIP) terhadap warga masyarakat luas sekecamatan Mardingding, Kab.Karo ini pada khususnya ” Tegasnya pada kru “.
…( Team LPI TIPIKOR Kab.Karo )…
Author: Rara Tagang
Lau Macem & Lau Soda Di Desa Buluh Naman Kecamatan Munte – Kab.Karo …

” Generasi Perubahan ‘ Kam Aku Rubat Ola , Gabah Karo “…
Takasima 25/08/2019.
Realita Alam yang diperkirakan terjadi pada awal Tahun 2015 dengan seyogyanya kecamatan Munte dapat memaknai hal tersebut sebagai fenomena alam nyata yang dapat menjadi daya tarik parawisata, namun pihak kecamatan belum mampu mengolah hal itu menjadi satu restorika alam yang dapat diterima oleh pihak Kabupaten sebagai hal positif dalam kancah parawisata tingkat Kabupaten.

Akses Jalanpun menuju lokasi Lau Macem ini telah direncanakan segera akan dibuat seperti layaknya jalan kabupaten selebar Sembilan (9) Meter, ujar Narasumber bermarga Sembiring pada kru yang bekisar Tahun 1982. Seharusnya pada saat ini kurangnya media online, cetak ataupun media ektronik yang mengekspos hal positif tersebut bukan kendala lagi, tetapi apa kendala yang terpikirkan oleh seorang wartawan / pewarta senior pada masa lalu diduga kurangnya pemberitaan pada masa itu sehubungan dengan kurang tersebar luasnya akan hal tersebut. Maka dari itu kita juga sebagai pewarta yunior siap mengangkat kembali prihal fenomena Lau Macem / Lau Soda Tersebut Kembali, Agar pihak Pemkab.Karo segera Melihat / Merilis Hal Positif Tersebut sebagaimana mestinya hal itu jadi satu obyek wisata yang sesungguhnya.

Sudah berkali – kali bahkan diadakan dialog dengan pihak Kecamatan hingga pada pihak Kabupaten, namun hingga kini belum terealisasi sampai tahap penjajakan seperti harapan yang sesungguhnya dari Kejadian Unik Alam Kec.Munte yang satu ini. Mungkin juga dari tulisan ini timbul imajinasi dari jurnalis senior Abangnda :
(Amri Kusuma S.Pelawi) tuk menerangkan kembali gambaran menurut opsi (tulisan) yang cocok untuk kancah generasi muda/i milanial sekarang ini dari yang pernah dikemukakan oleh beliau ini, maka harapan kami dari adik – adikmu sudikiranya Abgnda Menuang tulisan terdahulu sebagai penyemangat buat kami para yunior ini dan rasa terima kasih terkhusus buat Kakanda.
( Team )…
Kasat Lantas IPTU RIDWAN Harahap Ketika Acara Sertijap, Sekedar Bertatap Muka Dengan Rekan & Mitra Dilapangan

” Generasi Perubahan , Kam Aku Rubat Ola ‘ Gabah Karo “…
Kabanjahe 24 /8/2019 – IPTU Ridwan Harahap menjabat Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polres Karo, acara Sertijab inil dimapolres karo pada hari senin tertanggal (19/8/2019) lalu.
Kasat Lantas saat dikonfirmasi terkait kemacetan yang sering terjadi mengatakan bahwasanya akan coba ” Berkoordinasi dengan Pihak Dinas Perhubungan Kab.Karo terkait solusi dalam mengatasi kemacetan tersebut “, ujarnya disela acara ini dilaksanakan.
Mantan Kanit Regident selama dua (2) tahun di Samsat ini berujar ada beberapa titik rawan kemacetan seharusnya kita koordinasikan dengan pihak terkait, contohnya : Jalan Nasional Jamin Ginting Kabanjahe persis didepan Gerbang SMAN 1 – Simpang UKA, Simpang Tiga Samura / Mesjid Agung Kabanjahe dan didepan Kantor Kejaksaan serta Tugu Bambu Runcing & begitu juga dekat Hotel Pelawi Ataupun sering disebut Sentrum, Ujar Ridwan.

Dalam hal itu di beberapa ruas jalan tersebut wajib adanya kita lakukan Buka Tutup, sehingga tidak ada lagi kenderaan warga yang ingin memutar arah dengan cara melawan Arus. Selain daripada jalan itu ada juga titik rawan kemacetan pada seputaran Pajak Roga – Berastagi dan Pajak Tigapanah, terdapat banyak bahu Jalan yang masih berlubang dengan itu kita minta sesegera mungkin dilakukan perbaikan agar Jalan berupa rapat beton di sepanjang Jalan tersebut bisa direhap, ujarnya.

Semoga dengan Himbauan & Harapan kita kedepannya daerah yang rawan kemacetan itu dapat segera terselesaikan dengan satu solusi yang terbaik, begitu juga kepada masyarakat yang melintasi pada daerah rawan kemacetan tersebut kiranya dijam – jam tertentu dapat mengambil jalur alternatif yang telah tersedia. Terwujudnya Daerah yang aman berkenderaan itu merupakan dambaan semua orang, termasuk Pihak Lantas Karo & Pihak Dinas Perhubungan Kab.Karo dan semoga hal tersebut dapat terealisasi berkat kerja sama dilapangan ” ujar Kasat Lantas Baru Dilantik Ini dengan Senyumnya yang khas.
…( Team )…
Danyon 125/Simbisa Berbagi Tali Asih Dengan Mengundang Para Veteran Di Kab.Karo

Kabanjahe , Selasa 20 Agustus 2019
” Gabah Karo , Generasi Perubahan ‘ Kam Aku Rubat Ola “…
Salah satu kegiatan positif hari ini dilaksanakan di Markas Komando (Mako) Batalyon Infanteri 125/Simbisa pada hari selasa pukul 10.25 Wibb dimulai dengan penuh sukacita sehingga para Keluarga Veteran RI Kab.Karo diundang sertai diberi juga bingkisan & Tali asih oleh Komandan Yonif (Danyon) Letkol Inf Arjuanda Pardosi, sehubungan dengan HUT RI ke – 74 pada tahun 2019 ini dengan sengaja mengundang para veteran yang telah letih dalam hal memperjuangkan kemerdekaan NKRI ini dengan segenap jiwa raga mempertaruhkan nyawa demi keutuhan Bangsa & Negara kita terlebih Bumi Turang yang kita cintai ini.

Di acara pembukaan Danyon 125/ Simbisa memberi kata sambutan pada Veteran yang bisa hadir pada kesempatan ini dengan mengucap Syukur Kehadirat TYME atas Berkat & Rahmatnya sehingga hal ini dapat terlaksana tanpa ada kendala yang berarti, lalu sesi berikutnya diberilah waktu & kesempatan tuk para Veteran tuk sekedar bercerita kesan dan pesan tentang masa lalu dalam berjuang mempertahankan TAKASIMA Ini dari rongrongan para penjajah dikala itu.

Serta pesan dari para Veteran beserta keluarga yang turut hadir mendampingi pada acara ini berharap pada pihak Danyon 125/Simbisa beserta jajarannya agar sudikiranya membantu jadi mediator dalam penyampaian amanat Veteran pada pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Karo dengan menjembatani tuk meminta hal pengadaan Kantor Veteran di Kota Kabanjahe ini agar tidak slalu berpindah – pindah seperti selama ini lokasi / tempat dimana kantor tersebut berdomisi atau bisa dibilang sudah permanen ditunjuk lanhsung oleh pihak Pemda Kab.Karo, juga para Veteran berharap agar lebih bersinerginya seluruh Warga Masyarakat Karo dimanapun berada tuk harus saling bergandeng tangan dan saling membantu satu dengan lainnya agar dapat kiranya ” untuk mengesampingkan kepentingan pribadi lepas pribadi serta wajib mengutamakan & memprioritaskan Kepentingan Umum terlebih dahulu dengan konteks kepentingan umum diatas kepentingan segala – galanya ” Tegas Veteran yang bermarga Sitepu pada kru.

Pada acara penutupan digagaslah agar momen ini dapat diabadikan dengan berfoto bersama Danyon 125/Simbisa dan Keluarga Besar Veteran RI Kab.Karo agar slalu jadi kenangan abadi yang tak terlupakan sepanjang masa , ujar Danyon 125/Simbisa yang bermarga Pardosi ini dengan cirikhas senyumnya yang dulunya mengenyam pendidikan SLTP & SLTA di Kota Kabanjahe ini dan serasa pulang kekampung halaman bisiknya pada kru.
… ( Team ) …
Pipa PDAM Bocor Warga Kota Kabanjahe Tagih Janji Terkait Visi & Misi Pemimpin Terpilih …

TAKASIMA, 10 Agustus 2019 …
” Gabah Karo , Generasi Perubahan ‘ Kam Aku Rubat Ola ” …
Bukan rahasia umum lagi warga kota Kabanjahe & sekitarnya sudah krisis air bersih selama dua (2) tahun belakangan ini dikarenakan sesuatu hal yang belum adanya niat perubahan dari kesadaran system berlaku pro rakyat sirulo ini, kita lihat banyaknya keluhan – keluhan warga yang berdomisili di Kecamatan Kabanjahe – Kabupaten Karo terkhususnya yang masih ingat visi /misi ataupun salah satu janji politik Terkelin / Cory dalam pencalonan Bupati / Wakil dimasa kampanye dulu ” Tegas DSS Seorang Warga Kabanjahe yang prihatin akan hal ini ”.
Krisis air ini oleh warga kota ada sebagian di luapkan pada Media Sosial (Medsos) seperti facebook dikarenakan Air tidak pernah mengalir sesuai jadwal yang ditetapkan serta seringnya bak penampungan tidak terisi maksimal akibat terlalu banyak pipa bocor.
Seperti yang diucapkan oleh seorang warga gang Kalihara berinisial GTS (56) yang berdomisili langsung berdampingan dengan Kantor Polres Karo, Kec. Kabanjahe – Kab.Karo beberapa waktu lalu sewaktu dikonfirmasi oleh kru ini. “ Air di gang kami sebenarnya sangat berkecukupan untuk mengaliri tiap – tiap rumah ”, hanya saja ada beberapa titik pipa yang bocor bahkan hampir ada delapan (8) tempat kebocoran yang terhitung disana – sini, hingga ketika air masuk melalui pipa tersebut habis menetes dalam perjalanan dan tidak adanya yang kesampaian kerumah pendududuk lalu warga hanya bayar anginnya yang lewat dari meteran.
Seperti terlihat pada salah satu parit tempat saluran pipa ke rumah warga di gang ini hingga parit itu penuh akibat banjir dari banyaknya kebocoran tersebut ketika air sedang datang mengalir ! Tegas GTS dengan sedikit lantang meluapkan emosinya.
Kesadaran pihak PDAM Tirta Malem diakibatkan oleh banyaknya Pipa yang bocor di Gg Kalihara Kabanjahe juga terlihat pada gambar diatas pada salah satu Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kab.Karo juga ada beberapa titik kebocoran, mendengar banyaknya warga Kabanjahe ini yang mengeluh air hanya hidup sekali seminggu dari PDAM Tirta Malem Kabanjahe juga ada yang bilang hanya dua hari sekali. Wajar saja sudah bocor karena pipanya masih menggunakan besi dan kita paham kekuatan besi yang setiap hari di lalui air sudah waktunya memang sampai pada limitnya. Maka dari mengecek pipa yang bocor di setiap saluran air menuju tempat penampungan warga perlu di perhatikan oleh staff / pihak PDAM Tirta Malem dikarenakan hal tersebut pasti efektif untuk mengatasi ke kurangan air warga Kabanjahe, tambah GTS.
Penuturan warga jalan Sudirman Kelurahan Gung Leto Kabanjahe Berinisial SGS juga sangat mengeluhkan hal yang sama yaitu tentang jadwal mengalir air ke bak penampungannya hanya dua hari sekali, sehingga hal tersebut menjadi sebuah dilema besar bagi semua warga. Ada apa di Pihak PDAM Tirta Malem Kab.Karo dengan seyogyanya dinamakan Kota Kabanjahe yang kita ketahui bahwasanya di kelilingi oleh air namun warganya tidak bisa menikmati kebutuhan air bersih yang mencukupi, sedangkan penggunaan air saya sudah sangat irit tapi tetap saja tidak cukup juga. Ungkap SGS pada kru kita.
Pertanyaan seorang warga Padang Mas berinisial LKP kali ini apa saja kinerja pihak pengelola / staff PDAM Tirta Malem yang sudah berpuluh puluh tahun lamanya tidak bisa menemukan solusi tuk menyelesaikan masalah layanan public yang vital terkait layanan air bersih, Tegas LKP lagi? Kita katakanlah pihak PDAM Tirta Malem tidak punya anggaran tentu saja alasan ini kurang masuk akal disebabkan oleh karena anggaran / dana pemeliharaan Meteran dan lainnya kan ada tertera pada rekening bulanan yang dibayarkan warga masyarakat Kabanjahe yang tentunya sudah menjadi pelanggan PDAM Tirta Malem Kab.Karo selama ini dan kiranya dikemanakankah dana pemeliharaan tersebut oleh pihak pengelola anggaran PDAM Tirta Malem sampai saat ini serta haruskah pihak pengawas ataupun pihak penegak hukum yang mengaudit kemana mengalirnya dana tersebut lari menjauh ataupun ngebut layaknya motor lagi balapan liar.
Ujarnya lagi dengan menerangkan jika pihak Executive dan Legeslatif menjadikan program penanganan air bersih ” intern pipa bocor “, maka pasti hal tersebut sudah bisa di tangani segera. Bila saja hal viral ini bisa di lakukan penanganan dengan tepat guna disertai pemanfaatan bidang pengamanan serius jalur lintas inventaris pemipaan yang melewati desa – desa terindikasi adanya dugaan dimanfaatkan oleh pihak yang kurang bertanggung jawab dengan menjual pada pemilik ladang lewat satu mekanisme kekerabatan & kekeluargaan.
…(Team LPI TIPIKOR )…
Letkol Inf Agustatius Sitepu Dilantik Sebagai Danbrigif 7/Rimba Raya Oleh Pangdam.

” Gabah Karo, Generasi Perubahan ‘ Karo Aku Rubat Ola “…
Galang – Deliserdang 5/8/2019 …
Salam komando saat serahterima jabatan Danbrigif 7/Rimba raya.
Jabatan Komandan Brigade Infantri (Danbrigif) 7/Rimba Raya dari Kolonel Inf Freddino Janen Silalahi kepada Letkol Inf Agustatius Sitepu yang dipimpin langsung oleh Pangdam l/Bukit Barisan Mayjen TNI. M.S Fadhilah bertempat di Lapangan Upacara Brigif 7/Rimba Raya yang dihadiri oleh pejabat-pejabat dari jajaran Kodam l/BB, salah satunya Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Frans Kishin Panjaitan, S.A.P., M.P.M, pada hari Sabtu (03/08/2019).

Pada acara sertijab tersebut Pangdam I/BB Mayjen TNI M.S Fadhilah didampingi Kasdam I /BB (Brigjen TNI Hassanuddin, S.I.P., M.M), Irdam I/BB ( Kolonel Inf R. Sidharta Wisnu Graha, S.E), Danrem 022/PT Kolonel Inf. R. Wahyu Sugiarto S.I.P, M.Han, Para Asisten Kasdam I/BB, Para Kabalak Dam I/BB, LO AL Letkol Mar Arif Prasetio P,S.E.,M.M., LO AU Kolonel Lek Eka Putra. Bupati Kab. Deli Serdang H.Ashari Tambunan. Dandim 0204/DS Letkol Kav Samsul Arifin SE. M.Tr (Han). Dandim Dairi Letkol Arh Hadi Purwanto. Para Danyon jajaran Brigif 7/RR. Kapolres Deli Serdang diwakili Kabag OPS Kompol Delami. Kapolres Serdang Bedagai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, S.I.K. Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi, S.I.K. Muspika Kec.Galang Kab.Deli Serdang. Unsur FKPD Kab.Deli Serdang dan Tokoh Masyarakat serta Agama.

Pangdam l/BB Mayjen TNI. M.S Fadhilah, menyampaikan ucapan Selamat & Sukses serta ibarat berikan sebuah penghargaan setinggi – tingginya serta terima kasih kepada Kolonel Inf Freddino Janen Silalahi beserta istri atas segala dedikasi serta pengabdianya sebagai Danbrigif 7/Rimba Raya selama ini. “ Semoga semangat pengabdian Kolonel Inf Freddino Janen Silalahi beserta istri dibawa & dimanapun bertugas, dengan slalu memberikan karya nyata dan yang terbaik bagi Kesatuan, Bangsa dan Negara sehingga dapat membawa kesuksesan baik dalam karier dan penugasan berikutnya ”, Tegas Pangdam I/BB.
Pejabat yang baru dilantik Letkol Inf Agustatius Sitepu benar – benar meyakini bahwa amanah dan kepercayaan dari Pimpinan TNI AD memberikan jabatan sebagai Danbrigif 7/RR ini sudah sewajibnya untuk melaksanakan dengan penuh dedikasi serta bertanggungjawab penuh terhadap jabatan yang diemban ini. “ Berbuatlah terbaik kepada kesatuan skalian mengantarkan Brigif 7/RR kearah yang lebih sukses dan lebih bersinergi kedepannya agar maju selangkah lagi dalam hal positif serta senantiasa dapat persembahkan karya-karya terbaik untuk kepentingan tugas ”.
Lebih lanjut Pangdam l/BB mengatakan Sertijab ini untuk meningkatkan profesionalitas dan kinerja organisasi yang selaras dengan kebijakan reformasi birokrasi TNI AD agar lebih efektif, transparan serta akuntabel yang merupakan salah satu Satuan Operasional Utama Kodam I/BB.
Untuk pejabat yang baru dilantik ini besar pengharapan agar dapat menyiapkan sebuah kekuatan baru bagi Brigif 7/RR dengan memadukan kemampuan Intelijen dalam Tempur dan Binter guna lebih bersinergi tuk memantapkan kesiapsiagaan operasional dalam melaksanakan pengerahan dan pengendalian serta pembinaan teritorial (Binter) “ Saya minta Komandan Brigif 7/RR yang baru untuk melanjutkan tugas -tugas dengan sigap dengan seluruh program kerja yang belum selesai dilakukan oleh pejabat sebelumnya”, tegas Pangdam I/BB.(Sy/penrem 022/PT/By Team)…
Dinas PUD Kab.Karo Bidang Cipta Karya Diduga Bohongi Warga Tanjung Merawa Kec.Tiga Nderket …
” Gabah Karo , Generasi Perubahan ‘ Kam Aku Rubah Ola ” …
Bumi Turang , 13/8/2019…
Memang mirisnya terjadi terkait secuil kebradaan tentang hal paling mendasar (vital) dalam kehidupan umat manusia dalam menjalani hari – hari tanpa adanya unsur utama yang satu ini yakni : Air / Pengairan yang terzolimi selama ini pada bidang Irigasi (disebabkan irigasi didaerah ini tidak berfungsi selama lima (5) tahun lamanya), mungkin dari dampak adanya pembangunan Sabodam / Daerah Aliran Lahar Dari Gunung Sinabung berkat kepedulian atau bantuan dari Kementrian BNPB Pusat di Tahun 2017 lalu ” ujar seorang narasumber berinisial TS warga Desa Tanjung Merawa, Kec.Tiga Nderket, Kab.Karo.Hasil pantauan kru (team) investigasi kali ini dilapangan memang jauh panggang dari api yang disebabkan penghidupan warga desa tersebut banyak dari bercocok tanam, seperti Padi / Sawah dan tanaman palawija lainnya sehingga hal diatas amat disayangkan bisa terjadi sekian lama dan tanpa adanya laporan pihak prangkat desa pada pihak berwewenang terkait hal ini berlaku hingga lima (5) tahun s/d sekarang baru muncul kepermukaan tentang irigasi / pengairan di Kecamatan ini serta baru – baru diketahui warga desa bahwa anggaran rutin di Dinas Tersebut selalu saja tersedia (dianggarkan) setiap tahun pada laporan tahunan didinas pengairan itu, ujar TS pada saat berdialog dengan kru Gabah Karo.
Apalah daya ketika suatu peristiwa telah terjadi layaknya satu pepatah yang mengatakan bahwa ” Nasi Sudah Menjadi Bubur ” , tentu saja hal itu dapat berlaku akibat adanya dugaan pembiaran ataupun dugaan campur tangan dari pihak ketiga yang semestinya tidak berlarut – larut hingga waktu yang terbilang cukup lama hal ini terjadi. Harapan warga Desa Tanjung Merawa dan sekitarnya yang ada dalam Kecamatan Tiga Nderket ini agar kedepannya jangan ada lagi pembiaran didaerah lain di Kabupaten Karo terkhususnya yang mengalami hal seperti ini, tegas TS dengan sangat mengharapkan keterlibatan serta kepedulian dari para control sosial maupun para aktivis yang tergolong banyak berdomisili di Bumi Turang ( julukan Lain dari ) Tanah Karo Simalem Ini dan ucapan terima kasih atas perhatian rekan – rekan sekalin ungkap TS sekalian menutup dialog dengan team ini.
( Team )…
Irjen Pol Paulus Waterpaw Layakkah Promosi Jadi Jendral Bintang Tiga (3) & Jabat Kabareskrim …

Takasima, 2/8/2019…
“Gabah Karo , Generasi Perubahan ‘ Kam Aku Rubat Ola”…
Ada terdengar selentingan info yang beredar bahwa
beberapa bulan kedepan, hingga awal tahun 2020 diperkirakan Mabes Polri akan banyak melakukan perombakan dijajaran perwira tinggi. Hal itu biasa dilakukan oleh sebuah organisasi maupun institusi manapun termasuk Polri, antara lain yang pertama untuk penyegaran dalam organisasi, yang kedua disebabkan karena adanya beberapa Jendral Bintang 3 yang memasuki masa pensiun.
Saat ini santer beredar kabar dalam waktu dekat ini Irjen Pol Paulus Waterpauw digadang-gadang akan naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal atau Bintang 3, menurut saya sudah sangat pantas melihat dari segi Kapasitas dan Senioritas beliau lebih cocok kalau ditempatkan menjadi Kabaresrim Mabes Polri tuk mengantikan Komjen Pol Idham Azis, atau Kabaintelkam lalu Komjen Pol Idham Azis diplot menjadi kepala BNPT mengantikan Komjen Pol Suhardi Alius yang juga akan memasuki masa pensiun.
Sebab sepanjang Komjen Pol Idham Azis menjadi Kabareskrim, nyaris tak penah berkantor di Trunojoyo dengan alasan posisinya juga sebagai Ka Satgas Polri untuk penanganan anti teror, harus berpindah-pindah tempat dan sering dirahasiakan.
Oleh karena itu posisi tumpang tindih yang dijabat Komjen Pol Idham Azis sebagai Kabareskrim Polri dan Kepala Satgas anti teror pasti sangat mempengaruhui kinerja Bareskrim Polri dalam menuntaskan kasus-kasus besar di institusi Polri.
Sebaiknya jabatan Kabareskrim diserahkan kepada yang lain, yang lebih cakap dan fokus dalam memimpin Bareskrim, atau beliau Komjen Pol Idham Azis dipromosikan menjadi Wakapolri mengantikan Komjen Pol Ari Dono Sukmanto yang akan memasuki pensiun diawal 2020. Lalu Irjen Pol Paulus Waterpauw ditempatkan menjadi Kabareskrim menurut saya itu sudah sangat tepat, mengingat Irjen Pol Paulus sepak terjang nya sangat mumpuni di kesatuan Intelkam dan Reskrim, pengalaman dan kecakapan beliau dilapangan juga tidak perlu diragukan lagi.
Terbukti Irjen Pol Paulus Waterpau dua kali diberi mandat menjabat sebagai Kapolda di Polda tipe A yaitu : Kapolda Papua dan Kapolda Sumut yang salah satu pos jabatannya juga akan segera kosong dalam beberapa bulan kedepan selain Wakapolri, Kepala BNPT adalah Kabarhankam Polri yang kini masih dijabat oleh Komjen Pol Condro Kirono.
Paulus Waterpauw juga berpeluang besar mengisi pos jabatan yang akan ditinggalkan Komjen Condro, namun apapun analisa dari pengamat dan pemerhati Polri tentu keputusan mutlak berada dipucuk pimpinan
Polri, sebab masih banyak hal yang bisa terjadi terkait organisasi Polri kedepan, namun apapun itu jabatan Kapolri sebagai pimpinan tertinggi di tubuh polri tentu jauh lebih paham mana yang terbaik untuk kemajuan institusi Polri itu sendiri ” tegas seorang narasumber di Mabes Polri “.
(LPI Tipikor Kab.Karo).